Record-Record DNS

Domain Name System (DNS) merupakan sistem yang digunakan untuk mentranslasikan nama domain ke dalam IP Address sehingga komputer lebih mengenali alamat yang dituju. DNS ini seperti halnya buku telepon, dimana berisi daftar nomor Handphone beserta alamatnya, sehingga memudahkan pengguna dalam menemukan nomor telepon seseorang.
Hal ini juga berlaku untuk konsep kerja DNS, dimana web browser akan berinteraksi melalui IP Address sehingga browser dapat memuat aplikasi web, dan lain-lain.

Dalam translasi nama domain ke IP Address, misalnya domain imron.my.id, subdomain, atau email dibutuhkan record-record DNS. Record-record DNS memiliki berbagai macam jenis dan fungsi masing-masing, berikut penjelasannya:

  1. Name Server (NS)
    NS merupakan database untuk menyimpan record-record DNS beserta alamat IP-nya, dimana Anda tidak perlu menghafalkan alamat IP server yang dimiliki. Selain itu, NS biasanya memiliki backup server sebagai redundansi, dimana jika satu server NS down NS server lain akan melakukan backup sehingga NS tetap bekerja dengan baik.

    Berikut contoh NS:

  2. A Record
    Record ini berfungsi untuk mengarahkan IP Address ke nama domain atau subdomain.

  3. CNAME Record
    Record ini digunakan sebagai nama alias dari sebuah domain/subdomain ke alamat server yang dituju.

  4. MX Record
    Record ini digunakan untuk keperluan mail server, jika Anda memiliki mail service pada hosting maka Anda harus memasukkan record ini ke dalam DNS manajemen domain Anda.

  5. PTR Record
    Record ini berbanding terbalik dengan A record, record ini befungsi untuk mengarahkan IP Address ke nama domain/subdomain. Selain itu, PTR record ini tidak bisa diinput oleh user domain, akan tetapi pada penyedia layanan IP Server Anda.
  6. Sender Policy Framework (SPF) Record
    Record ini sebagai policy dalam menentukan aktifitas pengiriman email pada domain, dimana jika pengiriman email tidak berasal dari mail server tersebut, maka email akan dianggap sebagai spam atau email tidak dapat terkirim (bounce back).

  7. DomainKeys Identified Mail (DKIM)
    Record ini berfungsi untuk verifikasi email bahwa pengiriman email memang berasal dari mail server yang valid dari domain tertentu.

Itulah record-record pada DNS, masih banyak lagi record-record DNS yang lain. Anda bisa explore lebih banyak lagi.

Sekian, dan terima kasih.
Semoga bermanfaat :).

Leave a Reply